Hutan Mangrove Margomulyo (wisata Bpn) 1


Hutan Mangrove Margomulyo Balikpapan Kalimantan Timur

Hutan Mangrove Margomulyo, Balikpapan, Kalimantan Timur (http://placesforpleasures.blogspot.com)

Hutan Mangrove Margomulyo terletak dibelakang SMU Negeri 8 di jalan AMD Gunung Empat, RT 42, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Balikpapan Barat, kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Jaraknya hanya sekitar 9 km dari pusat kota. Sayangnya belum ada akses angkutan kota menuju lokasi. Salah satu alternatif adalah menggunakan jasa tukang ojek dari Pasar Inpres Kebun Sayur.

Pintu masuk Hutan Mangrove Margomulyo (http://ibnuumar.com)

Untuk memasuki Hutan Mangrove, di samping gedung SMA ini terdapat gang yang seluruh jalanannya terbuat dari jembatan kayu. Anda hanya perlu mengikuti jalur jembatan ini hingga menemukan pintu gerbang menuju kawasan hutan mangrove Margomulyo.

Kendati ada bilik kecil semacam loket tempat penjualan tiket, namun memasuki gerbang ini tidak perlu membayar tiket. Gerbang ditunggui warga pengawas hutan. Cukup merogoh kocek seiklasnya bagi si penjaga pintu bila ingin melewati gerbang sebagai penghargaan untuk yang menjaga dan merawat kawasan itu. Anda cuma punya dua kewajiban utama saat di tempat ini: Jangan buang sampah sembarangan dan jangan ambil apapun, kecuali gambar.

(http://placesforpleasures.blogspot.com)

Hutan mangrove RT 42 Margomulyo bikinan warga sekitar yang dinamai Kelompok Tani Tepian Lestari bekerja sama dengan Balai Lingkungan Hidup. Dibangun pada tahun 2002 dilatari terusiknya warga yang mayoritas menggantungkan hidupnya dari habitat yang ada di balik rerimbun mangrove.

Kawasan seluas 16,8 ha ini telah dibebaskan oleh pemerintah kota Balikpapan, dan dijadikan kawasan konservasi tumbuhan bakau. Pohon-pohon tersebut ada yang telah tumbuh lama di kawasan ini, namun ada juga pohon baru, berupa bibit, yang merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak dalam program konservasi mangrove. Hutan mangrove kota Balikpapan dibentuk sebagai fungsi konservasi, taman kota, wisata alam, pendidikan lingkungan, penelitian, dan pengembangan serta menambah habitat bagi flora dan fauna.

Blue-collared Kingfisher di hutan Hutan Mangrove Margomulyo, Balikpapan. Foto: Aji Wihardandi (http://www.mongabay.co.id)

Beragam vegetasi tumbuh di tanah lumpur berair pasang surut. Ada jenis-jenis bakau (Rhizophora), tumbuhan api-api hitam (Avicennia alba) yang buahnya jadi kesukaan para bekantan. Terdapat pohon-pohon nipah (Nypa fruticans), pidada (Sonneratia caseolaris), bintaro (Cerbera spp.) dan lain-lain. Mereka tumbuh begitu subur dan rapat.

Ragam satwa lainnya pun bisa ditemui. Kepiting dengan warna-warna unik pada capitnya. Ada yang biru, ungu, merah, bahkan bersemburat putih. Belum lagi ikan-ikan yang pandai memanjat pohon. Para petani setempat menyebutnya sebagai ikan tempakul. Terdapat pula ragam burung. Tentu pula satwa khas di sana adalah bekantan.

Common Iora, adalah burung yang sangat banyak ditemui di kawasan Hutan Mangrove Margomulyo, Balikpapan. Foto: Aji Wihardandi (http://www.mongabay.co.id)

Masuk lebih ke dalam, pelancong akan bertemu dengan percabangan jembatan, satu mengarah ke suar pemantau setinggi lima meter. Satu lagi mengarah ke hutan yang lebih rimbun, agak gelap, dan berhawa lebih sejuk. Keduanya kembali bertemu di sebuah jembatan besar yang berada di atas Sungai Sidomulyo. Dari atas jembatan itu pelancong bisa menonton dan memotret kapal-kapal kayu bermesin maupun kelotok yang lalu lalang keluar masuk sungai Sidomulyo.

Selepas menyeberang jembatan masukilah kantung kedua kawasan mangrove yang tentu suasananya tak kalah eksotik dan rimbun. Sekadar wanti-wanti, sepanjang petualangan itu pelancong harus hati-hati dengan dahan-dahan pohon melintang ke sana kemari di atas ulin. Kebanyakan setinggi bahu orang dewasa. Bila tidak hati-hati kepala bisa terantuk karenanya.

Proboscis monkey, atau bekantan dalam bahasa Indonesia, adalah primata endemik Kalimantan. Foto: Aji Wihardandi (http://www.mongabay.co.id)

Bagi Anda penggemar fotografi, kawasan ini pasti menarik untuk dijadikan lokasi pengambilan gambar. Dengan rimbunnya pepohonan, jembatan ulin di sepanjang jalur tracking, menara pengawas dan beberapa gazebo, membuat tempat ini sangat sayang untuk dilewatkan. Bahkan sesekali pengunjung dapat bertemu dengan penduduk lokal yang sedang mencari kijing (sejenis siput), atau yang sedang mencari kepiting.

Hutan Mangrove Margomulyo 
Dibelakang SMU Negeri 8
Jalan AMD Gunung Empat, RT 42, Kelurahan Margomulyo,
Kecamatan Balikpapan Barat, kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Buka : 08.00 – 17.30 WIT

sumber : www.gpswisataindonesia.blogspot.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “Hutan Mangrove Margomulyo (wisata Bpn)